detikcom
detikPlus.com
detiki-Net Info Haji
Hal. Utama iNet Berita iNet Hardware Software Elektronik Telko Info Game Download
Rabu, 18/9/2002
Database
R e k a n a n

Berita Lain
Net
26/9/2002 16:32 WIB
Ilegal, 20 Persen Transaksi Kartu Kredit Internet dari Indonesia
Net
26/9/2002 14:21 WIB
Roysuryo, Alat Carder Yogyakarta
Hardware
26/9/2002 13:10 WIB
Samsung produksi TFT-LCD Generasi Kelima
Net
26/9/2002 11:51 WIB
Domain Expired, Email dan Situs Telkom.Net Tak Bisa Diakses
Elektronik
26/9/2002 11:08 WIB
Canon Bidik Fotografer Profesional

Indeks Berita

Portal-Portal Internet Indonesia Demo di Pasaraya Blok M
Reporter : A. Sapto Anggoro

detikcom - Jakarta,September 2002 memang musim demo di Jakarta. Rabu (18/9/2002), giliran portal-portal internet Indonesia yang melakukan demonstrasi di Millenia Net Cafe, Pasaraya Grande Blok M.

Tapi jangan salah, mereka bukan demo menolak rencana merger atau menolak terpilihnya seorang Gubernur DKI Jakarta. Demo kali ini sekedar unjuk gigi kehebatan portalnya masing-masing di depan peserta “APEC Workshop on e-Bussines and Supply Chain Management”.

Beberapa portal internet yang melakukan demo sejak pukul 13.30 wib itu di antaranya portal finansial Indoexchange.com, portal travel Indo.com, portal kerajinan tangan Rajacraft.com, portal e-learning UT.ac.id, portal pertambangan Miningindo.com. Ikut juga dalam demonstrasi ini, Nexiaonline.com dan Indoondians.com.

Selain demo beberapa portal internet, di tempat tersebut juga dipasang beberapa stand. IconPlus, anak perusahaan PLN yang belakangan kondang dengan rencana menyediakan akses internet melalui jaringan listrik PLN tampak hadir di deretan stan tersebut.

Selain IconPlus, terdapat pula stan-stan milik CD - SME, Kabelvision, Telkom, APW Komitel, APPKAI dan Batam Intelligent Island.

Acara ini merupakan bagian dari workshop tiga hari yang digelar di Hotel Sari Pan Pacific sejak Senin (17/9/2002) kemarin. Acara jalan-jalan ke Pasaraya Blok M ini merupakan “Industrial Tour” peserta workshop tersebut. Workshop ini diikuti sekitar 150 peserta, 50 orang di antaranya berasal dari negara-negara asing yang tergabung dalam Asia Pacific Economic Cooperation (APEC).

Pembicara dalam workshop ini berasal dari Australia, Selandia baru, Amerika Serikat, Singapura, Taiwan dan beberapa negara lainnya. Pembicara dari Indonesia di antaranya dari Kementrian Negara Komunikasi dan Informasi, Kementerian Riset dan Teknologi, Telkom dan beberapa peserta dari dunia usaha. (sgt)

Beri tanggapan | Baca tanggapan | Print artikel | Kirim ke teman